KOLOKIUM HASIL LITBANG GEOLOGI KELAUTAN TAHUN ANGGARAN 2017

Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan sebagai salah satu institusi kelitbangan yang bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan geologi dasar laut, telah melaksanakan kegiatan Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan Tahun Anggaran 2017. Ini merupakan tahapan penting dalam pemenuhan kewajiban dan pertanggungjawaban kinerja kelitbangan yang telah ditetapkan dalam Rencana Kinerja Tahunan maupun Penetapan Kinerja Tahun 2017. Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan juga menjadi sarana evaluasi bagi pencapaian hasil/ output kegiatan litbang yang dilaksanakan oleh para fungsional Peneliti, Penyelidik Bumi dan Perekayasa di lingkungan Puslitbang Geologi Kelautan di tahun 2017 ini.

 

Foto 1. Suasana Acara Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan Tahun Anggaran 2017

 

 

 

Substansi kelitbangan geologi kelautan harus dievaluasi terhadap target yang telah ditetapkan dalam usulan/proposal kegiatan. Disamping itu hasil litbang yang nantinya akan disebarluaskan sebagai informasi ilmiah, juga harus memenuhi nilai-nilai kebenaran/ standar dari keilmuan geologi secara umum dan geologi kelautan secara spesifik.  Sehingga diharapkan penelitian yang dilaksanakan oleh para ilmuwan di lingkungan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan akan menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap perkembangan keilmuan geologi itu sendiri. Selain sebagai salah satu bentuk penyebarluasan informasi hasil kelitbangan, kegiatan kolokium ini diharapkan akan memberikan masukan yang akan memperkaya informasi hasil litbang yang telah dihasilkan.

 

Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan Tahun 2017 yang bertajuk “Hasil Litbang Geologi Kelautan Menuju Hilirisasi Dalam Mendukung Sektor ESDM” ini dilaksanakan di Kantor Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jalan Dr. Junjunan No. 236 Bandung pada tanggal 21 Desember 2017. Pada sesi pemaparan, telah dipaparkan hasil litbang geologi kelautan yang terdiri dari beberapa tema litbang antara lain yaitu hasil litbang pemetaan geologi kelautan di Perairan Arafura, hasil pencarian potensi gas biogenik di Peraian Utara Bali, potensi mineral kelautan di Perairan Indonesia Bagian Tengah, dan hasil pencarian potensi energi baru terbarukan (EBT) kelautan seperti potensi arus di Halmahera Selatan dan Tenggara Medan, potensi gelombang laut di Perairan Enggano serta hasil pencarian potensi OTEC di Peraian Bali Utara dan Lembata.

 

Foto 2. Kapus P3GL bersama Narasumber dalam acara Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan Tahun Anggaran 2017

 

Acara Kolokium Hasil Litbang Geologi Kelautan turut dihadiri oleh para Narasumber, antara lain Bapak Ir. Herman Darman, M,Sc sebagai salah seorang praktisi di bidang Migas, kemudian dari PT. Timah, Tbk yang diwakili oleh Ibu Dyna Dwi Ratnasari, serta Bapak Madong Hutahaean selaku Direktur Western Geco Schlumberger Indonesia. Diharapkan ke depan, pelaksanaan Kolokium Hasil ini dapat bermanfaat bagi kemajuan kelitbangan geologi kelautan, khususnya bagi para scientist yang juga perlu menyikapi bagaimana isu strategis Puslitbang Geologi Kelautan kedepan, dimana hasil/ouput kelitbangannya dituntut untuk mampu meningkatkan pelayanan sebagai Badan Layanan Umum (BLU), dengan implikasi mendapatkan revenue guna membiayai kegiatannya secara mandiri.

 

(Bidang Afiliasi dan Informasi/Adithiya)

Leave a comment

Full HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.