Lokakarya dan Pelatihan Post-Cruise MAJAFLOX 2015  IPB, Bogor, 10-11 Agustus 2016

Tindak Lanjut kerjasama P3GL dan FPIK-IPB dalam kegiatan penelitian di Laut Jawa, Laut Sulawesi Selatan dan Laut Flores hingga Sawu tahun 2015

Lokakarya dan Pelatihan Post-Cruise MAJAFLOX 2015

IPB, Bogor, 10-11 Agustus 2016

 

Sebagai tindak lanjut kerjasama penelitian antara P3GL, Balitbang ESDM dan FPIK IPB yang juga melibatkan BRPL Balitbang KP, dilakukan lokakarya dan pelatihan pasca-pelayaran MAJAFLOX-2015) pada tanggal 10 dan 11 Agustus 2016. Lokakarya dan workshop diselenggarakan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB di gedung Marine Center dan Gedung Pusat Komputer IPB. Acara dibuka oleh Dekan FPIK dan Ketua Departemen ITK.

Dalam acara workshop tersebut disajikan hasil-hasil penelitian oleh para peneliti utama dan para mahasiswa pasca-sarjana Ilmu Kelautan IPB yang terlibat dalam pelayaran kelautan di wilayah laut segitiga tahun 2015, yang mencakup Laut Jawa - Selat Makassar - dan Laut Flores.

Ketua penyelenggara, Dr. Agus Atmadipoera, menyatakan bahwa wilayah Triangle Seas sangat strategis dan potensial ditinjau dari aspek geologi, oseanografi serta sumberdaya perikanan pelagis kecil. Paparan para peneliti utama, yang terdiri atas Dr. Agus Atmadipoera (oseanografi), Dr. Rina Zuraida (geologi), Dr. Tri Prartono (Biogeokimia) dan Prof. Dr. Indra Jaya (marine acoustic) memberikan beberapa temuan penting, antara lain:

  1. Perubahan intensitas Arus Lintas Indonesia (Arlindo) Makassar pada masa lalu dari data sedimen laut;
  2. Proses fisik dan dinamika upwelling Makassar dan percampuran turbulent yang terjadi di daerah penelitian;
  3. Kelimpahan unsur hara di daerah penelitian; dan
  4. Distribusi sumberdaya ikan pelagis di wilayah laut segitiga.

 

 

Ketiga faktor terbawah dapat membantu memahami proses sedimentasi masa lalu di daerah ini.

Dari kerjasama ini juga didapatkan data CTD yang cukup banyak dari wilayah yang cukup luas. Data CTD ini merupakan informasi yang berharga bagi P3GL terkait dengan rencana pengembangan sumberdaya energi terbarukan dari OTEC.

Acara pelatihan pengolahan dan analisis data kelautan dari data MAJAFLOX diikuti oleh 25 peserta dari beberapa instansi terkait, seperti mitra utama P3GL Bandung, BPOL Bali, BRPL Jakarta, Dishidros TNI-AL & STT-AL, serta para mahasiswa pasca Ilmu Kelautan IPB. Materi pelatihan terdiri dari modul teknik sampling geologi kelautan dan metode analisis, pengolahan dan analisis dan visualisasi data CTD, serta analisis Thorpe untuk menghitung percampuran turbulent. (asa-2016).

 

(Bidang Afiliasi dan Informasi-PPPGL/rz)